clock

Press Play n Enjoy it...

Klasifikasi Model

Menurut Fungsinya
  • Model Deskriptif : menggambarkan sistem secara nyata, tidak meramal atau memberi tambahan. Sesuai fakta yang ada 
Contoh : laporan pertanggungjawaban suatu kegiatan, laporan keuangan, struktur organisasi 
  • Model Prediktif : menggambarkan atau meramalkan kondisi sistem dalam suatu keadaan tertentu (bila ini terjadi, maka kejadian ini akan terjadi.)
Contoh : teori antrian, EOQ, analisis BEP
  • Model Normatif : memberikan gambaran atau jawaban terbaik dari suatu persoalan
Contoh : metode simpleks, model economic lot size, model budget advertensi.
Menurut Struktur 
  • Model Ikonis : memberikan gambaran secara fisik yang mewakili sifat fisik dari apa yang digambarkan.
Contoh : maket gedung Universitas Ma Chung, miniatur menara Eiffel, patung pahlawan.
  • Model Analog : memberikan gambaran dari sesuatu dengan mensubstitusi komponen tersebut dengan suatu hal lain yang memiliki kesamaan dalam beberapa karakter fisik.
Contoh : gelombang pantul, gelombang air. aliran lalu lintas yang digambarkan seperti aliran air dalam saluran pipa
  • Model Simbolik : memberikan gambaran dari sesuatu dengan memakai simbol untuk menerapkan aspek dalam dunia nyata.
Contoh : Program linier, simulasi monte carlo, phytagoras
Menurut Acuan Waktu 
  • Model Statis : penggambaran sesuatu yang tidak terpengaruh perubahan waktu
Contoh : Model struktur organisasi, Daftar dosen Teknik Industri, simulasi Monte Carlo
  • Model Dinamis : menunjukkan perubahan aktivitas akibat terpengaruh perubahan waktu. 
Contoh : model pertumbuhan, proses take off pesawat, model rencana pembangunan suatu gedung.
Menurut Acuan Ketidakpastian 
  • Model Deterministik : berusaha menggambarkan sesuatu yang sudah pasti.
Contoh : model EOQ, model persediaan stok, model program linier
  • Model Probabilistik : Penggambaran yang berisi peluang ketidakpastian.
Contoh : peta control di statistik, diagram pohon keputusan, model forecasting
  • Model Konflik : menggambarkan relasi antar entitas
Contoh : perang, negosiasi politik, tawar menawar
  • Model Uncertainty : menggambarkan situasi yang penuh ketidakpastian, menggambarkan variabel yang terlibat
Contoh : model permainan, model undian berhadiah, model perjudian online
Menurut Derajat Generalisasi 
  • Model Umum : dapat dimanfaatkan secara umum pada berbagai bidang fungsional
Contoh : program linier, model antrian, phytagoras
  • Model Spesifik : hanya dapat menyelesaikan masalah tertentu saja.
Contoh : model persediaan probabilistik, macsys hanya untuk Universitas Ma Chung, UUD 1945 hanya untuk Indonesia
Menurut Acuan Lingkungan 
  • Model Terbuka : punya interaksi dengan lingkungan berupa pertukaran informasi, materi, energi, dll 
Contoh : Model sosial, model input output, model analisis sosialisasi.
  • Model Tertutup : Variabel yang berasal dari lingkungan terkendali internal
Contoh : model termostat, model ekonomi
Menurut Derajat Kuantifikasi 
  • Model Kualitatif : model yang menggambarkan sebuah sisem dari aspek kualitiatif  
Terdiri dari : 
    •  Model mental : menggambarkan titik awal dari panitia abstraksi {pengambil)
      • Contoh : proses berpikir manusia
    • Bahasa Verbal : memakai bahasa sehari-hari, bukan yang paten format.
      • Contoh : model deskripsi sebuah usaha
  • Model Kuantitatif : model yang variabelnya dapat dikuantifikasikan berupa skala ordinal dan numerik
Terdiri dari :
    •  Model statik : mendiskripiskan dan menyimpulkan  suatu data
      • Contoh : control chart, model korelasi dan regresi
    • Model optimasi : model ini digunakan untuk menemukan jalan terbaik
      • Optimasi analitis : solusi dicari dengan proses melalui pendekatan langsung/tidak langsung dari model matematika yang terbentuk
      • Optimasi algoritma : solusi model terbaik dicari dengan proses yang berulang, iteratif dengan menerapkan aturan prosedur algoritmis tertentu. 
      • Model Heuritik : solusi jawab tidak selalu jadi solusi paling optimal. Ada kemungkinan ide lain walaupun kalah baik tapi lebih cocok di tampilkan.
      • Model Simulasi : model dengan koponen subsistemnya direpresentasikan oleh proses aritmatika dan logika yang ada pada kompuetr, untuk memprediksi kecenderungan dan sifat-sifat dinamis sistem
Menurut Dimensi Permodelan
  • Model Dua dimensi : hanya punya 2 faktor penentu / variabel pembentuk model
Contoh : peta, foto, blueprint rancangan gedung
  • Model Tiga dimensi : punya banyak faktor atau variabel penentu..
Contoh : Operational Research, prototype jembatan, gambar autoCAD sebuah mesin sablon

Menurut Teori Keputusan
  • Model Matematik : model yang mewakilisistem dengan simbol matematis, atribut  dan kriteria diwakili oleh variabel dan parameter, aktivitas dinyatakan dalam fungsi matematik.
Contoh : program linier, matriks, phytagoras
  • Model Informasi : model yang menggambarkan sebuah sistem dalam wujud grafik, tabel atau peta. Model ini dinyatakan fungsi multidimensi : objek, hubungan dan operasi.
Contoh : Gantt Chart, peta Jawa-Bali, grafik persentase pengguna android di dunia

    Model, Pemodelan, dan Sistem

    Pengertian Model

    Menurut KBBI, model adalah 1 pola (contoh, acuan, ragam, dan sebagainya) dari sesuatu yang akan dibuat atau dihasilkan: rumahnya dibuat seperti -- rumah adat; 2 orang yang dipakai sebagai contoh untuk dilukis (difoto): pernah aku menjadi -- lukisan; 3 orang yang (pekerjaannya) memperagakan contoh pakaian yang akan dipasarkan: gadis -- yang cantik-cantik itu memperagakan pakaian dari bahan batik; 4 barang tiruan yang kecil dengan bentuk (rupa) persis seperti yang ditiru: -- pesawat terbang;

    Menurut sumber lain, model adalah rencana. representasi, atau deskripsi yang menjelaskan suatu objekm sistem atau konsep, yang seringkali berupa penyederhanaan atau idealisasi. Bentuknya dapat berupa model fisik (maket, bentuk prototipe), model citra (gambar,komputerisasi, grafis, dll), atau rumusan matematis.

    Jika dihubungkan dengan model pada sistem informasi, model adalah contoh, penyederhanaan, representasi, atau konsep dari sebuah sistem informasi yang sesungguhnya.

    Pemodelan adalah proses pembuatan atau pembangunan sebuah model dari sebuah sistem sesungguhnya dalam bahasa formal tertentu yang dapat dipahami oleh orang awam.

    Contoh Model :
    - Maket Gedung Universitas Ma Chung yang berlokasi di Gedung Rektorat
    - Artis atau pelaku seni yang menjadi model iklan
    - Seorang siswa teladan yang menjadi model bagi teman-temannya.

    Sistem adalah sekelompok komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk mencapai suatu tujuan tertentu.

    Berikut pengertian dan definisi sistem menurut beberapa ahli :
    • Jogianto (2005:2), Sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Sistem ini menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan yang nyata, seperti tempat, benda dan orang-orang yang betul-betul ada dan terjadi.
    • Indrajit (2001:2), Sistem adalah kumpulan-kumpulan dari komponen-komponen yang memiliki unsur keterkaitan antara satu dengan lainnya.
    • Lani Sidharta (1995:9), Sistem adalah himpunan dari bagian-bagian yang saling berhubungan, yang secara bersama mencapai tujuan-tujuan yang sama.
    • Murdick, R. G (1991:27), Sistem adalah seperangkat elemen yang membentuk kumpulan atau prosedur-prosedur atau bagan-bagan pengolahan yang mencari suatu tujuan bagian atau tujuan bersama dengan mengoperasikan data dan/atau barang pada waktu rujukan tertentu untuk menghasilkan informasi dan/atau energi dan/atau barang.
    • Davis, G. B (1991:45), Sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang beroperai bersama-sama untuk menyelesaikan suatu sasaran.
    Komponen Sistem biasanya terdiri dari :
    • Objek, merupakan bagian, elemen atau variabel. Ia dapat berupa benda fisik, abstrak atau keduanya.
    • Atribut, merupakan penentu kualitas atau sifat kepemilikian sistem dan objeknya.
    • Hubungan internal, merupakan penghubungan diantara objek-objek yang terdapat dalam sebuah sistem.
    • Lingkungan, merupakan tempat dimana sistem berada.
    • Tujuan, Setiap sistem memiliki tujuan dan tujuan inilah yang menjadi motivasi yang mengarahkan sistem. Tanpa tujuan, sistem menjadi tidak terkendali. Tentu tujuan antara satu sistem dengan sistem yang lain berbeda.
    • Masukan, adalah sesuatu yang masuk ke dalam sistem dan selanjutnya menjadi bahan untuk diproses. Masukan tersebut dapat berupa hal-hal yang tampak fisik (bahan mentah) atau yang tidak tampak (jasa).
    • Proses, adalah bagian yang melakukan perubahan dari masukan menjadi keluaran yang berguna dan lebih bernilai (informasi) atau yang tidak berguna (limbah)
    • Keluaran, adalah hasil dari proses. Pada sistem informasi berupa informasi atau laporan, dsb
    • Batas, adalah pemisah antara sistem dan daerah luar sistem. Batas disini menentukan konfigurasi, ruang lingkup atau kemampuan sistem. Batas juga dapat diubah atau dimodifikasi sehingga dapat merubah perilaku sistem.
    • Mekanisme pengendalian dan umpan balik, digunakan untuk mengendalikan masukan atau proses. Tujuannya untuk mengatur agar sistem berjalan sesuai dengan tujuan.
    Contoh Sistem :
    - Sistem Pernafasan : adalah gabungan organ-organ tubuh yang menunjang pernafasan organisme tertentu. 
    -  Sistem Peredaran Darah : adalah gabungan organ-organ tubuh yang menunjang proses peredaran darah.
    - Sistem Informasi : adalah gabungan atau kombinasi dari teknologi informasi dan aktivitas pengguna dalam menggunakan teknologi tersebut untuk menunjang pekerjaan atau aktivitas pengguna.

    Penerapan Sistem Informasi di Universitas Ma Chung

    Sistem Informasi adalah suatu sistem yang merupakan kombinasi dari teknologi informasi dengan orang yang menggunakan teknologi tersebut untuk mendukung operasi dan manajemen suatu hal tertentu seperti perusahaan, organisasi, dll. Sistem informasi biasanya menuju pada interaksi antara orang, proses algoritmik, data dan teknologi.

    Sistem Informasi memiliki beberapa tipe menurut fungsinya :
    1. Executive Support System (ESS)
        Sistem informasi ini memberikan kemudahan bagi pihak eksekutif dalam perusahaan untuk mengakses data dan informasi mengenai perusahaan. Hal ini dapat mendukung para eksekutif perusahaan untuk mengidentifikasi masalah, mencari solusi dan menjadi dasar dalam proses pengambilan keputusan strategis dalam perusahaan.

    2. Management Information System (MIS)
        Sistem informasi ini mendukung pelaksanaan tugas rutin dan membantu pengambilan keputusan yang sifatnya rutin (pengambilan keputusan harian, mingguan, atau bulanan). Contoh MIS adalah : Sistem pengadaan barang atau jasa.

    3. Decision Support System (DSS)
        Sistem informasi ini membantu para atasan untuk mengambil keputusan dengan mengamati keadaan lingkungan perusahaan. 

    4. Transaction Processing System (TPS)
         Sistem informasi ini membantu mencatat transaksi harian yang ada.

    5. Knowledge Work System (KWS)
        Sistem informasi ini mendukung para pekerja/ilmuwan menciptakan pengetahuan baru dan memungkinkan para pekerja/ilmuwan mengkontribusikan pengetahuan tersebut ke masyarakat atau organisasi.

    6. Office Automation System (OAS)
        Sistem informasi ini mendukung jalannya komunikasi dalam perusahaan untuk mendukung operasional perusahaan. 

    7. Business Intelligence (BI)
           Sistem informasi ini berguna untuk mengambil, mengolah, dan menganalisis data mentah untuk mendapat informasi yang berpengaruh dalam pengambilan keputusan. Contoh : Jumlah barang yang diproduksi dan yang terjual dalam suatu perusahaan.

    Universitas Ma Chung menerapkan beberapa sistem untuk mendukung proses belajar mengajar. Sebagai contoh :
    1. Ma Chung Academic System (macsys.machung.ac.id)
        Sistem ini digunakan oleh mahasiswa, dosen, staf keuangan, sekretarian fakultas dan staf akademik. Sistem ini memberikan mahasiswa untuk mengurus KRS, melihat jadwal kuliah, jadwal ujian, kalender akademik, dan pengumuman. Bagi dosen, macsys memberikan kemudahan dosen untuk memantau mata kuliah apa yang diambil mahasiswa bimbingannya serta IPK yang didapatkan mahasiswa tersebut. Bagi para staf, membantu untuk menginformasikan jadwal kuliah, jadwal ujian, pengumuman, hingga ruang kelas. Sistem ini tergolong dalam tipe TPS yang ditunjukkan oleh proses mahasiswa memasukkan mata kuliah yang akan diambil dalam KRS Online. Dalam proses ini, ketika mahasiswa memasukkan mata kuliah, dosen bimbingan akan menyetujui mata kuliah yang diambil mahasiswa. Jika dianalogikan dalam kegiatan jual beli, mahasiswa membeli mata kuliah dan dosen menerima permintaan mahasiswa tersebut. Selain TPS, macsys juga menerapkan sistem MIS, karena macsys membatasi pengambilan SKS dengan melihat IPK terakhir mahasiswa tersebut. Selain MIS, diterapkan juga sistem DSS yang ditunjukkan saat mahasiswa tidak dapat mengakses KRS Online apabila mereka belum menyelesaikan tanggungan keuangan serta tidak dapat mengambil SKS lebih banyak apabila jumlah maksimal SKS sudah terpenuhi. Selain itu mahasiswa tidak dapat mengambil mata kuliah yang jadwalnya bertabrakan.

    2. Ma Chung Academic System 2 (macsys2.machung.ac.id)
         Sistem ini digunakan oleh mahasiswa, orang tua mahasiswa, dosen, staf keuangan, staf kemahasiswaan, staf perpustakaan, Tim Kredit Keaktifan (TKK), staf akademik, dan sekretariat fakultas. Sistem ini memberikan mahasiswa informasi mengenai jadwal kuliah, IPK, IPS, transkrip kartu hasil studi, perolehan poin yang telah didapat, membantu memasukkan poin, informasi tunggakan uang kuliah. Sistem ini menerapkan sistem MIS yang dapat dilihat dari kemudahan mahasiswa dalam melihat informasi akademik seperti IPK, nilai kuis, tanggungan keuangan, dll. Selain mahasiswa, dosen juga dapat melihat nilai mahasiswa yang berada dalam bimbingannya, jadwal mata kuliah yang dosen ampu, dll. Selain MIS, Macsys 2 juga menerapkan sistem TPS, dapat dilihat dari proses input poin yang dimasukkan oleh mahasiswa. Mahasiswa menginput poin keaktifan yang telah diperoleh, kemudian TKK akan menyetujui pengajuan poin tersebut.

    3. Sistem Perpustakaan
    Sistem ini digunakan oleh mahasiswa, dosen, staf perpustakaan, dan staf-staf lain. Sistem ini membantu pengguna dalam pengajuan peminjaman buku, pengajuan perpanjangan waktu peminjaman, pencarian buku, dan pengembalian buku. Bagi staf perpustakaan, sistem ini membantu memonitor buku yang sedang dipinjam dan buku yang sudah dikembalikan serta membantu menunjukkan pada pengunjung perpustakaan buku apa saja yang tersedia. Sistem ini menerapkan TPS, yang dapat dilihat dari proses peminjaman dan pengembalian buku. Selain TPS, sistem ini juga menerapkan MIS yang dapat dilihat dari proses pencarian buku yang dilakukan pengunjung dan kegiatan staf perpustakaan dalam memonitor buku yang sedang dipinjam dan yang sudah dikembalikan.

    Macam Sistem Informasi

    Komponen dalam Sistem Informasi

    Apa itu Sistem Informasi?
    Sistem Informasi adalah suatu sistem yang merupakan kombinasi dari teknologi informasi dengan orang yang menggunakan teknologi tersebut untuk mendukung operasi dan manajemen suatu hal tertentu seperti perusahaan, organisasi, dll. Sistem informasi biasanya menuju pada interaksi antara orang, proses algoritmik, data dan teknologi.

    Sistem Informasi memiliki 5 komponen yang saling berhubungan.

    1. Hardware (Perangkat Keras)
    merupakan perangkat fisik, seperti komputer, printer, monitor, dll. Secara fisik, komputer memiliki beberapa komponen yang berupa sistem. Hardware berfungsi sebagai tempat penyimpanan sumber data dan informasi.

    2. Software (Perangkat Lunak)
    merupakan instruksi-instruksi yang ada untuk menjalankan hardware sesuai fungsinya. Jika tidak ada software, maka hardware tidak berguna, jika tidak ada hardware, software tidak bisa diproses.

    3. Basis Data
    merupakan kumpulan informasi yang tersimpan dalam hardware. Data ini dapat dibuka menggunakan program komputer. Membuka data ini bertujuan untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. Data-data ini biasanya digunakan untuk keperluan penyediaan informasi. Hardware untuk menyimpan data ini dapat berupa disket, hard disk, flash disk, dl.

    4.User
    User adalah orang yang menggunakan sistem maupun membuat sistem. Orang yang merawat sistem juga dapat dikategorikan sebagai user.

    5. Prosedur
    prosedur adalah elemen fisik. Disebut elemen fisik karena prosedur berbentuk fisisk seperti buku panduan, buku manual, dan instruksi. Ada 3 jenis prosedur yang dibutuhkan, yaitu instruksi untuk pemakai, untuk penyiapan input,  dan instruksi pengoperasian untuk karyawan di pusat komputer.

    Analisis dan Perancangan Sistem Informasi

    Categories

    Leave Your Message Here

    Blog Stats

    Pages